KESATUAN HATI DAN TEKAD DALAM CINTA YANG SUCI


Budaya itu bukan untuk ditingggalkan sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin pesat. Tetapi, budaya dan tradisi patut dijadikan harta berharga yang menjadi modal untuk menghadapi kemajuan zaman yang semakin membunuh jati diri kita secara halus tanpa kita sadari. Tradisi yang rumit bukan sesuatu yang membosankan karena disetiap symbol memiliki makna yang mendalam. Nenek moyang kita mempercayakan tradisi yang luhur untuk diwariskan kepada generasi kita bukan untuk ditinggalkan atau diubah tetapi, untuk dijaga kelestariannya. Kita tidak perlu merasa terjebak dengan masa lalu karena masa lalu tentang tradisi tidak perlu dilupakan, yang perlu dilupakan adalah masa lalu tentang sesuatu yang menyakitkan hati dan perasaan. Salah satu tradisi yang patut untuk dijaga kelestariannya adalah tradisi Barodak Sumbawa. Barodak adalah tradisi luluran dan mewarnai tangan. Kata Barodak diambil dari kata ‘Odak’ yang berarti lulur. Ritual Barodak ini biasanya dilakukan setelah didahului berbagai prosesi perkawinan lainnya seperti Bajajak (menjajaki), Bakatoan (melamar), Basaputis (menetapkan hari baik), Bada (pemberitahuan), dan Nyorong (antaran). Setelah ritual Barodak, dilanjutkan dengan acara Nikah (menikah), Rame Mesa (meramaikan ditempat acara), dan Tokal Basai (resepsi).
Rangkaian acara ini, hampir utuh dijalani oleh masyarakat Kabupaten Sumbawa sejak berpuluh tahun lamanya. Di dalamnya juga termasuk ritual Maning Pangantan (memandikan kedua calon pengantin) yang dilakukan oleh ‘Ina Odak’ (juru luhur) untuk mengawali seluruh prosesi barodak. Bagi Tau Samawa (orang Sumbawa) Barodak memiliki filosofis tersendiri. Misalnya, setiap perlengkapan odak, yaitu bedak tradisional Sumbawa yang terbuat dari buah binang atau belimbing wuluh, daun sirih, beras yang digiling dan diramu menjadi satu. Tradisi Barodak Sumbawa bukan sekedar tradisi luluran untuk mempercantik mempelai laki-laki dan perempuan akan tetapi, melambangkan kesatuan hati dan tekad.
Nilai baik yang terkandung dalam tradisi Barodak adalah  keihlasan untuk melakukan segala prosesi adat yang ada, karena untuk mendapatkan kebahagiaan kita harus melewati prosesi. Untuk menyatukan hati dan tekad diantara dua keluarga haruslah disertai dengan rasa cinta dan ketulusan serta keikhlasan diantara keduanya.

Komentar

  1. Pengen baca lebih banyak tentang ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah-mudahan bisa nyarik info yang lebih banyak lagi kak

      Hapus
  2. Oh jadi gitu ya, keren.
    Post lagi dong tradisi yang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa akan trs update. Udah baca postingan yang pertama? Jangn lupa dibaca yaa

      Hapus
  3. Sudah sepatutnya kita sebagai generasi muda juga harus ikut berperan dalam menjaga setiap budaya dari para leluhur kita
    Nice๐Ÿ˜†

    BalasHapus
  4. Ternyata tidak hanya masyarakat sasak yang punya banyak prosesnya kalau menikah ternyata di sumbawa jg ya..

    BalasHapus
  5. Menarik sekali budaya-budaya yang ada di Indonesia ini. Salah satunya yang ada di Sumbawa ini. Terima kasih infonya.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Bagus bgt.. jadi makin nambah wawasan aja ni

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah, terimakasih karen postigan ini dapat menambah wawasan saya mengenai adat barodak dari sumbawa. ๐Ÿ˜Š ditunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  9. Kerenlah pokoknya๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  10. Keren postingannya menambah wawasan๐Ÿ‘ditunggu ya postingan2 selanjutnya ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  11. Postingannya bermanfaat sekali. Terima kasih informasinya

    BalasHapus
  12. Postingannya bermanfaat sekali. Terima kasih informasinya

    BalasHapus
  13. Beautiful information ๐Ÿ˜

    BalasHapus
  14. Beautiful information ๐Ÿ˜

    BalasHapus
  15. Nice info, ditunggu info" selanjutnya :)

    BalasHapus
  16. info yang bermanfaat. di tunggu postingan selanjutnya.

    BalasHapus
  17. memang hebat adat Sumbawa, sama hebatnya dengan budaya sasak.

    BalasHapus
  18. Sangat menambah wawasan...dan sangat bermanfaat.
    Terimakasih infonya๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  19. Keren.. terimakasih atas tulisanya mbk

    BalasHapus
  20. Guuuuuud, terimakasih atas tulisannya.

    BalasHapus
  21. hidup budaya!!
    lestarikan budaya Indonesia.
    merdeka!!! ✊✊✊

    BalasHapus
  22. Budaya sasak memang harus kita banggakan

    BalasHapus
  23. keren tulisan ini.
    mantab .
    makasih infonya

    BalasHapus
  24. Lestarikan terus budaya, dan tradisi kita. Sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  25. Sungguh pulau yang kaya akan tradisi, artikel yang sangat bermanfaat...terimaksih sudah berbagi info.

    BalasHapus
  26. Baru tau aku mengenai tradisinya padahal aku warga NTB . Bermanfaat sekali ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus

Posting Komentar